Jakarta, PINews.com - Partai terakhir pada babak 16 besar Piala Dunia Brasil 2014 menyajikan pertandingan seru antara Belgia berhadapan dengan Amerika Serikat. Pemenang harus ditentukan melalui perpanjangan waktu setelah bermain imbang 0-0 pada waktu normal. Akhirnya Belgia yang berhak melaju kebabak selanjutnya setelah unggul tipis 2-1.
Semua gol terjadi pada perpanjangan waktu dimana dua gol Belgia masing-masing dicetak oleh De Bruyne (93) dan Lukaku (103). Sementara gol balasan dari AS dicetak oleh pemain pengganti yang baru berusia 19 tahun Green (105).
Sejak babak pertama kedua tim tampil prima serta bermain terbuka, jual beli serangan pun tersaji disepanjang laga. Namun Belgia lebih banyak mengambil inisiatif menekan pertahanan AS yang dipimpin kiper Tim Howard. Berkali-kali Hazard cs mencoba mendobrak pertahan AS, namun selalu dimentahkan atau penyelesaian akhir yang tidak sempurna.
Sementara AS juga beberapa kali mengancam gawang Belgia yang dikawal Courtois. Sampai-sampai sang kapten Kompany pun harus menerima kartu kuning untuk menjaga pertahannya saat menjegal Dempsey.
AS bisa saja menyamakan kedudukan, jika sepakan Dempsey yang berawal dari tendangan bebas di menit akhir perpanjangan waktu tidak dihadang dengan baik oleh Courtois.
Dengan hasil ini maka Belgia akan juma tim Tanggo Argentina pada babak perempat final. Sebelumnya Argentina juga harus bersusah payah melewati hadangan Swiss melalui babak perpanjangan waktu, dan hanya berhasil unggul tipis 1-0.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
