Praha,PINews.com - Diplomat Republik Indonesia yang bertugas di Rep. Ceko terlibat urusan serius dengan pihak keplosian disana. Menurut kabar yang beredar diplomat tersebut ditangkap akibat ikut berunjuk rasa memprotes tindakan polisi di Rep.Ceko yang menggrebek jemaah yang sedang melakukan Shalat Jumat di Islamic Centre Praha.
Dilansir kantor berita AP, penangkapan berawal dari unjuk rasa yang dilakukan apda Jumat (25/4), diplomat RI yag ditangkap pihak kepolisian sedang melakukan unjuk rasa di depan Kedubes RI menuntut KBRI untuk memprotes pemerintah Rep.Ceko terkait pengerebekan di Masjid saat shalat Jumat.
Penggerebekan sendiri bermula dari penangkapan terjadap seorang pria paru baya. Dia menulis buku tentang Islam yang polisi anggap meyebarkan rasisme, anti semitisme, xenophobia dan kekerasan terhadap ras minoritas.
Tidak hanya kaum muslimin disana yang memprotes tindakan polisi, Aksi memprotes tindak represif polisi terhadap kelompok Islam tersebut juga didukung Gereja Ortodoks Ceko. Joel Rumi, wakil kepala konsili ekumenis Gereja Republik Ceko meyatakan penggerebekan Polisi Praha merupakan "pelanggaran serius" terhadap hak beragama kaum muslim.
"Polisi harus meminta maaf kepada kaum muslim Rep. Ceko atas tindakannya tersebut," kata Joel Rumi, Jumat (2/5).
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
