Jakarta, IPNews.com - Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam acara penyambutan kunjungan Raja Salman di Gedung MPR/DPR/DPD Jakarta, Kamis.
Diantara tamu undangan yang hadir tampak mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, dan juga para pimpinan lembaga negara.
Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulaziz Al Saud sendiri dijadwalkan hadir di kompleks gedung MPR /DPR/DPD pada pukul 13.00 WIB.
Selain mantan presiden dan pimpinan lembaga negara, hadir pula anggota kabinet kerja antara lain Menhan Ryamizard Ryacudu.
Menteri yang mendampingi kunjungan Raja Salman ke Parlemen direncanakan para menko, Menlu Retno Marsudi, dan Menteri Agama Lukman Hakim Sifuddin.
Raja Salman dijadwalkan menyampaikan pidato dihadapan anggota parlemen dan berada di gedung DPR RI hingga pukul 13.30 WIB sebelum melanjutkan rangkaian kunjungan di Indonesia dengan Presiden Joko Widodo.
Hampir sama seperti penyelenggaraan pidato kenegaraan Presiden setiap bulan Agustus, pengamanan di gedung tempat lokasi acara berlangsung juga ketat.
Seluruh tamu diperiksa dengan seksama oleh Paspampres dan melewati pintu deteksi logam.
Prabowo Subianto menyatakan harapannya agar Raja Salman menambah kuota haji bagi bangsa Indonesia seiring kunjungan kenegaraannya di Indonesia.
"Kita negara berpenduduk Muslim di dunia. Mudah-mudahan kuota haji ditambah. Kita antrenya panjang, ada yang 25 tahun," kata Prabowo
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
