Jakarta, PINews.com - Partner Pertamina dalam pembangunan kilang Tuban yakni Rosneft mulai mempercepat proses pambangunan dengan mencari partner dari Rusia termasuk partner dalam pendanaan pembangunan.
"Kami.mulai melakukan pembicaraan untuk menggandeng partner dalam joint venture dengan Pertamina, terutama dari pihak perbankan untuk mendanai pembangunan kilang" kata Igor Sechin Chairman of the Management Board Rosneft (21/6).
Dana dari bank nantinya bisa bertujuan untuk mendanai kebutuhan bahan baku dan peralatan untuk membangun kilang Tuban.
Kilang Tuban sendiri adalah kilang baru yang termasuk dalam program RDMP Pertamina dengan kapasitas produksi 300 ribu barel perhari. Sebanyak 20%-25% di antaranya akan memproduksi bahan baku petrokimia dan 75%-80% memproduksi BBM.
Pertamina dan Rosneft sepakat ingin percepat study persiapan joint ventureyang ditargetkan bisa rampung 2016 , sehingga pada tahun 2017 bisa selesai engineering, kemudian groundbreaking bisa dilakukan pada 2018 serta 2021 sudah bisa on stream.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
