Jakarta, PINews.com - Fitur untuk memonitor detak tanjung pada Apple Watch benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seorang kakek. Adalah Dennis Anselmo, seorang kakek berusia 62 tahun diselamatkan hidupnya oleh produk jam tangan pintar keluaran Apple ini.
Dilaporkan The Sun, Suatu pagi tengah bekerja di kebunnya yang luas. Dennis menggunakan Apple Watch dan menemukan notifikasi bahwa detak jantungnya tidak normal, berada di 210 bpm, jauh melampaui batas rata-rata sekitar 50 bpm.
Dennis kemudian menghentikan aktivitasnya dan memanggil paramedis untuk datang ke rumahnya. Tim paramedis menemukan bahwa denyut jantung yang sangat tinggi berpotensi besar untuk serangan jantung. Untungnya Dennis segera dilarikan ke rumah sakit, di mana dokter bedah segera melakukan operasi untuk Dennis dengan membersihkan penyumbatan di arteri-nya.
Mereka mengatakan kepada saya bahwa untuk orang seusia saya akan lebih baik di rumah dan pergi tidur, seperti yang banyak orang lansia lakukan. Serangan jantung ini adalah masalah umum. Dan perangkat ini sudah cukup baik menyelamatkan nyawa saya" cerita Dennis.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
