Jakarta, PINews.com - Terungkapnya suap dan korupsi Dwelling Time di pebuhan Tanjung Priok tentu mengejutkan berbagai pihak meskipun menurut Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) praktek suap ini diduga kuat adalah permainan lama.
Bahkan PPATK meyakini banyak oknum dari berbagai institusi pemerintahan turut kecipratan praktek haram ini.
“Kejadian sudah lama, asumsinya praktik lama, banyak institusi kemungkinan besar kecipratan, tapi pemain utama, yang membantu atau yang memfasilitasi kami belum tahu," Kepala PPATK Muhammad Yusuf seperti dilansir kantor berita Antara.
Yusuf menegaskan untuk membatasi pergerakan para pemain “Dwelling Time” dengan pembatasan transaksi tunai agar transaksi dapat terlacak.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
