Jakarta, PINews.com - Peristiwa pembakaran Masjid di Tolikara diduga kuat bukan hanya sekedar bermotif kriminal belaka, tapi juga punya potensi adanya keterlibatan pihak lain.
“Jika masalah ini dipandang secara kompleks harus dianalisa lebih hati-hati dan lebih dalam untuk mengungkap yang sebenarnya, karena ini bisa terjadi muncul akibat dari dalam negeri sendiri atau mungkin justru dari luar (asing) karena masalah ini tidak bisa berdiri sendiri,” kata Pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar.
Bambang juga mendesak agar pemerintah proaktif dalam penyelesaian kasus ini agar jangan sampai timbul aksi solidaritas atau balasan.
Bisa jadi. Solidaritas sesama beragama itu ada (jika kasusnya berkepanjangan)," tuturnya.
Sejauh ini Bambang menilai pemerintah sudah cukup tepat dengan meragkul berbagai pihak agar aksi solidaritas tersebut bisa diredam.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
