Jakarta, PINews.com - Industri perfilman potensial untuk menjadi lokomotif industri lainnya seperti fesyen, demikian disampaikan Dirjen Industri Kecil Menengah Kementerian Perindustrian Euis Saedah.
"Setidaknya, ada dua ekonomi kreatif yang didongkrak oleh film, yakni production design dan costume design," kata Dirjen IKM Kemenperin Euis Saedah di Jakarta, Selasa.
Digenjotnya production design dan costume design tersebut setidaknya bisa mengurangi penggunaan peralatan syuting yang selama ini kebanyakan diimpor dari luar negeri.
"Ternyata, peralatan syuting film di Indonesia ini masih banyak sekali yang impor. Bahkan, dalam memproduksi film Indonesia itu sendiri. Makanya, saya ingin kelak bisa memberdayakan buatan lokal," ujar Euis.
Menurutnya, pengembangan penggunaan production design dan costume design tersebut, akan mampu mengurangi komponen syuting dari luar negeri. (ant)
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
