Jakarta, PINews.com - Kedutaan Besar Indonesia di Kota Sanaa Yaman terkena bom pada Senin (20/4). Dua orang staf KBRI diberitakan mengalami luka akibat serangan bom dari pertemepuran yang melibatkan pasukan pemberontak dan pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.
“Bom itu mengakibatkan dua korban luka ringan, sementara beberapa staff KBRI lainnya menyelamatkan diri di kediaman Duta Besar RI di Sanaa” kata Kepala Sub Direktorat Repatriasi dan Bantuan Sosial Kementerian Luar Negeri RI Aji Surya, seperti dikutip kantor berita Antara.
Ledakan yang mengenai KBRI itu mangahncurkan 90 persen bangunan gedung KBRI.
Memasuki bulan April serangan pasukan koalisi belum juga bisa membendung pergerakan pasukan pemberontak Houthi di Yaman. Serangan justru mengakibatkan banyak korban jiwa sipil jatuh.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
