Jakarta, PINews.com - Nama Indonesia kembali harum diajang kontes robot bertaraf Internasional. Bukan sembarng kontes robot karena kontes yang satu ini adalah kontes robot legendaris yakni "Trinity College International Robot Contest 2015" di Kota Hartford, Connecticut, Amerika Serikat.
Kontes ini sendiri telah diadakan sejak 20 tahun lalu yang diikuti berbagai intansi pendidikan dari negara-negara maju seperti Amerika, Cina dll, dan pada tahun ini Indonesia sukses meraih dua medali emas, satu perak dan satu perunggu yang dipersembahkan oleh Tim robot dari Poiteknik Negeri Bandung.
Dilansir dari kantor berita Antara, mahasiswa yang terlibat dalam tim robot ini antara lain, Harry Gusyanto, Dendi Mahawarman, Zharfan Ghafara Gunawan, Candra Diningrat, Irham Yusra Muhammad dan Hilmy Abdurrahim Kaukaby.
Ada dua divisi yang diikuti pada Trinity College International Robot Contest, yaitu Divisi Pemadam Api Senior Beroda ("Fire Fighting Senior Wheeled Division") dan Robot Berkaki ("Fire Fighting Senior Walking Division").
"Tim Robot Pemadam Api Indonesia merupakan tim yang dipilih dari pemenang tingkat nasional Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) tahun 2014. Tim mewakili Indonesia untuk tingkat internasional di bawah penugasan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi," kata Salah satu pembimbing dan Pemantau Tim Robot Indonesia 2015 Setiadi Rachmat.
Tim robot Indonesia sukses berjaya di kategori “Fire Fighting Senior (Wheel) Division", tim memperoleh medali emas diraih untuk Robot BANDUNG WR, dan medali perak untuk Robot NUSANTARA WR..
Sementara itu, untuk kategori Fire Fighting Senior (Walking) Division memperoleh medali emas diraih oleh Robot PASUNDAN LR, sedangkan medali perunggu diraih oleh Robot CIWARUGA LR.
Robot-robot buatan anak bangsa ini terbiang canggih karena mampu mencari dan menemukan titik api pada suatu simulasi interior rumah yang memiliki empat ruangan.
Titik api ditempatkan acak pada suatu ruangan. Robot harus bisa memadamkan api secepatnya dengan melalui berbagai rintangan, seperti furnitur dan lain-lain. Robot juga diprogram untuk dapat kembali ke "Home" setelah memadamkan api.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
