Jakarta, PINews.com - Sudah bukan rahasia umum lagi anak zaman sekarang lebih memilih gadget ketimbang membaca, bahkan bermain berbagai permainan tanpa gadget yang sebenarnya bisa melatih ketangkasan.
Hal ini harus bisa disadari oleh para orang tua karena meskipun gadget itu baik untuk menambah pengetahuan tapi juga memiliki pengaruh buruknya.
Menurut Psikolog Elisabeth Sentosa, sebagai orang tua harus pintar-pintar memberikan porsi penggunaan gadget kepada anak. “Saya bukan termasuk orang yang anti dalam memberikan gadget untuk anak. Tapi membatasi anak adalah cara yang bijak agar seimbang. Jangan berikan dia waktu berjam-jam hanya untuk bermain game saja," katanya disela-sela peluncuran buku berjudul "Raising Children in Digital Era" di Jakarta (25/3), seperti dilansir dari kantor berita Antara.
Menurutnya aktivitas yang melibatkan gerakan tubuh juga sangat penting di masa pertumbuhan anak bahkan harusnya kegiatan seperti bermain boneka, membaca, mengerjakan pekerjaan rumah, makan, mandi harus lebih diprioritaskan dibanding bermain gadget.
“Anak harus diingatkan tanggung jawab prioritasnya agar dapat menstimulasi tumbuh kembangnya, tidak hanya pasif lewat gadget saja," tambahnya.
Kalaupun diizinkan menggunakan gadget pada waktu tertentu, anak tetap harus diawasi karena bagaimanapun gadget dan internet adalah perpaduan cukup baik sebagai pintu masuk utama berbagai hal negatif yang bisa pengaruhi anak seperti pornografi, tindak kekerasan.
Orang tua juga harus memonitor pertemanan anak melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, BBM, Whatsapp dll.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
