Jakarta, PINews.com –Setelah terungkap bahwa Australia menyadap jutaan pengguna telepon Indonesia kini tetangga Asutralia, Selandia Baru dikabarkan ikut-ikutan menyadap Indonesia dan informasinya dibagikan ke negara sekutunya termasuk Australia, Inggris, Kanada, dan Amerika Serikat.
Hal itu diungkapkan oleh buronan NSA, Badan Inteljen Amerika Serikat. Edward Snowden kembali membocorkan dokumen yang mengaitkan Indonesia (5/3). Kali ini dalam dokumen yang dirilis Snowden pada tahun 2009 Badan Intelejen Elektronik Selandia Baru mengintersep email, telepon fix line dan seluler, pesan-pesan media sosial, dan komunikasi lainnya dari dan ke Fiji, Samoa, Kepulauan Solomon, dan Polinesia Prancis, termasuk Indonesia.
Reuters melaporkan, seorang penulis tentang investigasi, Nicky Harger mengungkapkan Biro Keamanan Komunikasi Pemerintah Selandia Baru (GCSB) dan Australian Signals Directorate bekerja sama memata-matai Telkomsel perusahaan komunikasi asal Indonesia.
Hingga saat ini tidak ada tanggapan resmi dari otoritas pemerintah maupun intelejen Selandia Baru terkait bocoran dokumen dari Snowden.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
