Jakarta, PINews.com - menteri yang tergabung dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) satu persatu melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini giliran Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah, Anies Baswedan yang melaporkan hartanya ke lembaga superbody ini.
"Lapor LHKPN," kata Anies saat bertandang ke kantor KPK, Jakarta, Jumat (28/11/2014) sore.
Menurut Anies, data-data harta kekayaan yang dibawanya sudah lengkap.
Anies mengklaim jika dirinya melengkapi laporan harta kekayaan dengan rinci. Terlebih, Anies sebelumnya bukan seorang penyelenggara negara. Dia tak masalah jika harus mengisi data kekayaannya secara lengkap.
"Sudah. Insya Allah tinggal di submit. Konsultasi ke KPK, saya tentu detail ya karena saya warga negara bukan penyelenggara negara. Jadi mengumpulkan informasinya lengkap," ujar dia.
Sayangnya, Anies mengelak untuk mengungkap jumlah harta kekayaannya. "Nanti-nanti," tandas Rektor Universitas Paramadina Jakarta itu.
Sejumlah menteri yang tergabung dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya sudah menyerahkan laporan harta kekayaannya ke KPK. Sejauh ini tercatat sudah ada sekitar 16 anggota Kabinet Kerja Presiden Jokowi yang lapor harta ke KPK. Terakhir, menteri yang lapor LHKPN ke KPK adalah Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar pada Kamis, 27 November 2014.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
