Utah, PINews.com - Gereja Mormon mengakui untuk pertama kali bahwa sang pendiri, Josep Smith, memiliki istri banyak. Dalam esai yang diterbitkan di situs mereka, Gereja Mormon mengatakan "perkiraan kasar" jumlah istri Smith berkisar antara 30 sampai 40, termasuk perempuan berusia 14 tahun dan wanita lain yang telah menikah.
Gereja Mormon melarang poligami pada 1890 dan mengeluarkan siapapun yang melakukan poligami. Para pemimpin gereja sebelumnya menggambarkan Joseph Smith menikah dengan seorang perempuan.
Namun esai -berjudul Perkawinan Plural di Kirtland dan Nauvoo- menyebutkan, "Joseph menikah dengan banyak istri dan mengizinkan pemimpin lainya untuk mempraktikkan perkawinal plural."
Esai itu menyebutkan perkawinan plural sulit bagi semua yang terlibat. Bagi istri pertama Joseph Smith, Emma, poligami merupakan cobaan yang menyakitkan.
Sebagian besar wanita berusia antara 20 sampai 40 tahun saat dinikahi oleh Smith, menurut esai itu. Istri termuda adalah Helen Mar Kimball, putri teman baiknya yang ia nikahi beberapa bulan sebelum berusia 15 tahun.
Dalam esai itu juga menyebutkan Joseph Smith tidak melakukan hubungan seksual dengan semua istrinya karena sebagian disimpan untuknya bagi kehidupan berikutnya.
Agama yang bermarkas di Utah -secara resmi disebut Church of Jesus Christ Latter-day Saints- memiliki pengikut lebih dari 15 juta orang di seluruh dunia. (BBC)
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
