Presiden Izinkan Warga Kelola Lahan Perhutani di Probolinggo

Penulis: ES - Waktu: Kamis, 2 November 2017 - 20:27 PM
Credit by: www.bumn.go.id

Jakarta, PINews.com - Presiden Joko Widodo mengunjungi Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Dalam kesempatan itu, Presiden menyerahkan Surat Izin Penggunaan lahan Perhutani seluas 2.000 hektare (ha) kepada rakyat dengan sistem pinjam pakai dalam acara Perhutanan Sosial untuk Pemerataan Ekonomi, di Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,  Kamis (2/11) siang.

Dengan surat itu, para petani diharapkan bisa memanfaatkan lahan milik Perhutani dengan sistem pinjam pakai selama 35 tahun, dan tidak menutup kemungkinan lahan tersebut akan dipinjamkan kembali oleh Perhutani  35 tahun ke depan. “Ini kan sudah jelas. Lahan yang bisa dikerjakan kan tau. Ya mudah mudahan dengan adanya ini bisa lebih baik. Silahkan mau ditanami apa saja, tidak apa-apa, asalkan menghasilkan dan menguntungkan,” ungkap Presiden.

Orang Nomor satu ini juga mengingatkan kepada petani untuk tidak menyalahgunakan lahan yang sudah dibagikan dengan sistem pinjam pakai ini. Ia mengingatkan perlunya mensyukuri bagian lahan yang sudah diterimanya. “Kalau sudah dapat 2 hektare ya harus bersyukur, saya saja belum punya lahan 2 hektare. Yang penting harus dimaksimalkan lahan ini, betul-betul dibuat usaha,” tandas Presiden Joko Widodo.

Dalam kesempatan itu, pemerintah juga berjanji memberikan dukungan dalam bentuk pendampingan. Artinya, akan ada pihak yang mendampingi para petani untuk mewujudkan pertanian yang sehat dan menguntungkan. Salah satunya Bank BNI sudah siap memberikan pinjaman modal bagi para petani yang kekurangan modal melalui program KUR (Kredit Usaha Rakyat).

“Silahkan pinjam modal, sudah ada kebijakan dari BNI. Petani akan mendapatkan modal tambahan melalui SK ini. Tapi ingat, jangan disalahgunakan. Kalau pinjam Rp30 juta, ya semuanya buat modal. Jangan Rp15 juta buat beli mobil, sisanya modal. itu salah,” ungkap Presiden joko Widodo.

Presiden meminta, agar yang mau meminjam dana di bank dikalkulasi terlebih dahulu. Jangan asal pinjam modal tanpa memperhitungkan cicilan bulanannya. Sebelumnya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menjelaskan, dengan program hutan rakyat itu lahan hutan milik Perhutani bisa dikelola oleh rakyat. Setiap Kepala Keluarga (KK) dapat 2 hektare dengan sistem pinjam pakai selama 35 tahun.

 

Editor: ES