Cepu, PINews.com - Perusahaan minyak milik negara, yakni Pertamina (perseo), melalui anak perusahaannya Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) siap mengebor di tanah Aljazair blok 405a dengan rig buatan anak bangsa yaitu 'Rig#43.3/AB1500-E' yang diproduksi di Batam.
PDSI yakin bahwa dirinya mampu menancapkan rig disana karena kapasitas kemampuan rig tersebut diyakini mampu menaklukan kondisi daerah aljazair yang cukup panas hingga 50 derajat Celcius dan kondisi lapangan ditengah padang pasir serta lingkungan yang berdebu. Seperti yang disampaikan oleh Direktur Utama PDSI yakni Farid Rudiono pada oktober lalu, bahwa lapangan yang ada di aljazair yakni blok 405a mempunyai suhu udara yang sangat panas hingga 50 derajat Celcius ditengah padang pasir yang berdebu sangat tebal.
Selain itu, rig yang berkapsitas 1500 hp ini merupakan buatan tangan-tangan handal Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia mampu membuat rig dengan kualitas internasional, bukan hanya 1 melainkan 3 rig yang sudah dibuat di Batam tersebut untuk model terbarunya dalam top perform.
Pihak Sonatrach yang ingin melihat sepak terjang Rig PDSI di lapangan Banyu Urip milik Exxon Mobil Cepu Ltd. yang menggunakan rig sejenis untuk pemboran di Aljazair.
Editor: RI