Wow, Ilmuan Berhasil Mendaratkan Robot di Komet

Penulis: - Waktu: Jumat, 14 November 2014 - 04:03 AM
Credit by: Wajah komet 67P/CG yang dikirimkan oleh Rosetta Lander Imaging System. (Getty Images)

Darmstadt, PINews.com - Robot peneliti yang diterbangkan ilmuwan Eropa berhasil mendarat di sebuah komet. Ekspedisi ini dapat menyajikan pandangan mengenai apa materi pembentuk benda angkasa itu serta bagaimana tindak-tanduk mereka di tata surya.

Para ilmuwan bidang roket dari Badan Antariksa Eropa berseru kegirangan saat menerima sinyal pertama, penanda bahwa robot Philae yang diluncurkan dari pesawat antariksa Rosetta telah mendarat di komet kecil bernama 67P/Churyumov-Gerasimenko, berjarak 480 juta kilometer lebih dari Bumi.

Pendaratan yang mulai direncanakan sejak lebih dari 20 tahun lalu itu menandai titik menggembirakan bagi Rosetta, yang terbang selama satu dasawarsa menembus tata surya demi menemui komet tersebut. Dalam perjalanan sejauh 6,4 miliar kilometer, Rosetta telah mengelilingi matahari sebanyak hampir empat kali.

Pendaratan tidak berlangsung mulus karena komet memiliki tingkat gravitasi yang ribuan kali lebih rendah dari bumi. Roket pendorong pada robot Philae, yang semestinya dapat memudahkan pendaratan, tidak dapat diaktifkan pada Selasa malam. Harpun yang bertugas mengaitkan robot ke permukaan juga gagal meluncur. Hasilnya, Philae sulit melengket di permukaan komet, dan tampaknya sempat memantul.

“Mungkin, hari ini pendaratan tidak saja berlangsung sekali, tetapi dua kali,” ujar Stephan Ulamec, manajer pendaratan, dengan nada bercanda. Dalam sebuah wawancara, Ulamec mengatakan jika pendarat tidak menjejak dengan baik, sebuah percobaan penting akan terancam—rencana Philae melakukan pengeboran dan menganalisis kandungan komet tersebut.

Philae agaknya berhasil mendaratkan ketiga kakinya di tengah zona pendaratan pada lokasi yang aman—jauh dari ngarai, bebatuan besar, atau perbukitan tajam.

Misi tersebut telah mencatatkan beberapa tonggak. Rosetta adalah pesawat pertama yang berhasil mendekati orbit terdekat komet serta yang pertama mendaratkan robot di atasnya. Diharapkan, Rosetta menjadi pesawat pertama yang mendampingi komet mengelilingi matahari.

Jika saat itu tiba, para ilmuwan menduga pesawat akan menangkap dari dekat momen ketika kekuatan matahari membuat komet melontarkan air dan material lain dalam jumlah besar dari tubuhnya. Lontaran material itu berubah menjadi ekor komet yang khas.

“Hari ini kami mencatat sejarah,” ujar Matt Taylor, ilmuwan misi Rosetta. (wjs)

Editor: RI